KERATOSIS SEBOROIK ADALAH PDF

Oleh Widya Citra Andini Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Keratosis seboroik adalah pertumbuhan kulit non-kanker yang biasanya muncul pada orang tua. Biasanya jaringan kulit yang tumbuh berwarna cokelat hingga kehitaman. Wajah, dada, bahu, dan punggung termasuk bagian tubuh yang paling sering ditumbuhi jaringan abnormal ini.

Author:Dosar Fauzuru
Country:Sierra Leone
Language:English (Spanish)
Genre:History
Published (Last):18 June 2013
Pages:177
PDF File Size:10.73 Mb
ePub File Size:7.3 Mb
ISBN:828-1-35897-566-5
Downloads:44956
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Nizahn



Benjolan coklat kehitaman pada kulit adalah ciri penyakit keratosis seboroik. Pengertian keratosis seboroik Keratosis seboroik merupakan penyakit kulit dimana terjadi pertumbuhan kulit yang biasanya berwarna coklat, hitam, atau terang tumbuh pada wajah, dada, bahu, atau punggung.

Tekstur kulit bersisik seperti lilin membuatnya tidak enak dipandang. Benjolan seperti kutil ini bukan pertumbuhan kulit yang menyebabkan kanker, sehingga tidak berbahaya.

Tanda dan gejala keratosis seboroik Keratosis seboroik umumnya timbul pada area wajah, dada, bahu, atau punggung. Pertumbuhan kulit ini biasanya muncul secara tunggal ataupun berkelompok. Berikut adalah gejala yang ditimbulkan oleh keratosis seboroik. Berbentuk bulat atau oval Memiliki karakteristik seperti menempel di kulit Memiliki warna coklat tua atau hitam Memiliki ukuran dari paling kecil hingga lebih dari 2,5 cm Penyebab keratosis seboroik Tidak ada penyebab pasti dari keratosis seboroik, namun pertumbuhan kulit ini biasanya timbul lebih banyak seiring bertambahnya usia.

Selain itu, faktor genetik juga dapat menyebabkan pertumbuhan kulit ini. Diagnosis keratosis seboroik Dokter dapat mendiagnosis pertumbuhan ini dengan cara memeriksa pertumbuhannya. Pada beberapa kasus, dokter akan meminta untuk membuang jaringan sehingga pertumbuhan kulit tersebut dapat diperiksa di laboratorium.

Cara mengobati keratosis seboroik Biasanya keratosis tidak memerlukan pengobatan, namun biasanya dokter akan meminta untuk menghilangkannya jika terdapat pertumbuhan yang mencurigakan ataupun mengganggu. Terdapat beberapa cara untuk menghilangkan keratosis seboroik, diantaranya: Cryosurgery yang digunakan untuk membekukan pertumbuhan dengan menggunakan nitrogen cair Electrosurgery yang digunakan untuk mengikis pertumbuhan dengan menggunakan arus listrik Kuretase yang digunakan untuk mengikis pertumbuhan dengan menggunakan instrumen bedah biasa atau bedah elektro Kapan harus berkonsultasi dengan dokter Keratosis seboroik pada umumnya tidak berbahaya.

Namun, terkadang Anda tidak dapat membedakan pertumbuhan yang membahayakan atau tidak. Sehingga, perlu untuk konsultasi dengan dokter mengenai pertumbuhan kulit yang ada. Segera konsultasi dengan dokter jika Anda merasakan beberapa gejala berikut: Pertumbuhan terasa sakit atau mengganggu Hanya ada satu pertumbuhan saja Terdapat perubahan dalam penampilan Memiliki warna yang tidak biasa seperti ungu, biru, atau hitam kemerahan Apa yang perlu dipersiapkan sebelum berkonsultasi dengan dokter Sebelum konsultasi, sebaiknya Anda menyiapkan beberapa pertanyaan berikut: Apakah tindakan yang cocok untuk mengobati gejala saya?

Apakah lesi yang dihasilkan melalui pertumbuhan dapat hilang dengan sendirinya? Apakah diperlukan pemeriksaan tambahan untuk meyakinkan diagnosis? Perubahan mencurigakan apa yang harus saya lihat dari pertumbuhan ini? Apa yang akan dilakukan dokter pada saat konsultasi Dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan, seperti: Apa saja gejala yang ditimbulkan? Apakah kondisi tersebut menganggu Anda?

Apakah terdapat anggota keluarga yang mengalami hal serupa? Pernahkah Anda memperhatikan adanya perubahan dari pertumbuhan? Kapan Anda pertama kali melihat lesi kulit?

DASBODH PDF

KERATOSIS SEBOROIK ADALAH PDF

Keratosis seboroik memiliki banyak manifestasi klinik yang bisa dilihat, dan keratosis seboroik ini terbentuk dari proliferasi sel-sel epidermis kulit. Keratosis seboroik dapat muncul dalam berbagai bentuk lesi, bisa satu lesi ataupun tipe lesi yang banyak atau multipel. Walaupun tidak ada faktor etiologi khusus yang dapat diketahui, keratosis seboroik lebih sering muncul pada daerah yang terpapar sinar matahari, terutama pada daerah leher dan wajah, juga daerah ekstremitas. Status dermatologi yang dapat dilihat adalah berbatas tegas, berwarna kecoklatan atau hiperpigmentasi, dan sedikit meninggi disbanding permukaan kulit sehingga penampakan keratosis seboroik seperti tertempel dalam permukaan kulit. Kebanyakan dari keratosis seboroik memiliki permukaan seperti veruka, dengan konsistensi yang halus atau lembut. Walaupun biasanya diameter lesi keratosis seboroik berkisar dalam hitungan beberapa millimeter saja, tetapi ada beberapa lesi yang dapat mencapai ukuran diameter dalam sentimeter. Krusta dan dasar yang inflamasi dapat ditemukan jika lesi terpapar dengan trauma.

DIN 18025 PDF

Keratosis Seboroik: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Keratosis seboroik memiliki banyak manifestasi klinik yang bisa dilihat, dan keratosis seboroik ini terbentuk dari proliferasi sel-sel epidermis kulit. Keratosis seboroik dapat muncul dalam berbagai bentuk lesi, bisa satu lesi ataupun tipe lesi yang banyak atau multipel. Walaupun tidak ada faktor etiologi khusus yang dapat diketahui, keratosis seboroik lebih sering muncul pada daerah yang terpapar sinar matahari, terutama pada daerah leher dan wajah, juga daerah ekstremitas. Angka frekuensi untuk munculnya keratosis seboroik terlihat meningkat seiring dengan peningkatan usia seseorang. Ada pendapat yang mengatakan bahwa faktor keturunan memegang peranan penting.

BREEDLOVE AND WATSON BIOLOGICAL PSYCHOLOGY PDF

Keratosis Seboroik

Dokter juga dapat menggunakan alat dermoskopi, yaitu kaca pembesar khusus untuk mengidentifikasi penyakit ini. Jika hasilnya menunjukkan adanya sel kanker, maka benjolan tersebut adalah Melanoma dan dokter akan menyarankan terapi yang sesuai. Penyebab Keratosis bersifat idiopatik karena dokter masih belum menemukan penyebab pasti. Namun, ada beberapa faktor risiko yang bisa meningkatkan peluang terjadinya Keratosis Seboroik, seperti: Usia — semakin tua semakin berpeluang Riwayat keluarga — mempunyai anggota keluarga yang pernah mengalami Keratosis Seboroik Terlalu banyak terpapar sinar matahari Ras kulit putih Terapi hormon esterogen Gejala Keratosis Seboroik Sebagai sebuah masalah kelainan kulit, tentu saja pertumbuhan Keratosis Seboroik bisa diketahui oleh penderitanya dengan melihat adanya perubahan pada kulit. Perubahan kulit tersebut memiliki gejala tertentu bila memang Keratosis Seboroik Berikut ini adalah beberapa gejala Keratosis Seboroik: Berawal dari benjolan kecil Benjolan berkembang menjadi lebih tebal Berbentuk oval atau bulat Permukaan tidak rata atau kasar Umumnya tidak disertai dengan rasa gatal atau nyeri Apabila benjolan tersebut mudah berdarah atau berkembang sangat cepat, maka Anda patut curiga bila itu adalah kanker kulit.

Related Articles