ANTONIO GRAMSCI NEGARA DAN HEGEMONI PDF

Sebagaimana yang dikemukakan encylclopedia Britanica dalam prakteknya di Yunani, diterapkan untuk menunjukkan dominasi posisi yang diklaim oleh negara-negara kota polism atau citystates secaara individual misalnya yang dilakukan opleh negara Athena dan Sparta terhadap negara-negara lain yang sejajar Hendarto, Dalam politik internasional dapat dilihat ketika adanya perang pengaruh pada perang dingin antara Amerika Serikat dengan Uni Sovyet yang biasanya disebut sebagai perang untuk menjadi kekuatan hegemonik dunia. Kelompok yang didominasi oleh kelompok lain penguasa tidak merasa ditindas dan merasa itu sebagai hal yang seharusnya terjadi. Masyarakat kelas dominan merekayasa kesadaran masyarakat kelas bawah sehingga tanpa disadari, mereka rela dan mendukung kekuasaan kelas dominan.

Author:Nekinos Goltishura
Country:Guyana
Language:English (Spanish)
Genre:Sex
Published (Last):5 June 2019
Pages:18
PDF File Size:5.97 Mb
ePub File Size:12.82 Mb
ISBN:934-7-47019-480-9
Downloads:43202
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Samukasa



Ia pernah menjadi Anggota pendiri dan kemudian menjadi pemimpin Partai Komunis Italia, Gramsci sempat menjalani dipenjara pada masa berkuasanya rezim Fasis Benito Mussolini. Ia dianggap sebagai salah satu pemikir orisinal utama dalam tradisi pemikiran Marxis. Ia juga dikenal sebagai penemu konsep hegemoni budaya sebagai cara untuk menjaga keberlangsungan negara dalam sebuah masyarakat kapitalisme.

Konsep Hegemoni dan Negara Konsep Gramsci tentang hegemoni adalah bahwa suatu kelas dan anggotanya menjalankan kekuasaan terhadap kelas-kelas dibawahnya demham cara kekerasan dan persuasi. Hegemoni adalah suatu organisasi konsensus. Dalam beberapa karyanya, Prison Notebooks, Gramsci menggunakan kata direczione kepemimpinan, pengarahan secara bergantian dengan egemonia hegemoni dan berlawanan dengan dominazione dominasi. Dengan jalan inilah sebenarnya kekuasaan dapat dicapai serta dapat dipertahankan.

Hegemoni tidak boleh didasarkan atas pengkooptasian aktivitas motorik ataupun intelektual kelompok lain. Negara dalam hal ini dimaknai sebagai pelayanan sipil yang menyangkut kesejahteraan rakyat dan penyedia pendidikan bagi masyarakatnya. Ideologi dan Intelektual Organik Gramsci beranggapan bahwa ideology harus menjadi sebuah kesadaran kolektif, serta ideology yang baik adalah ketika mempu mengakomodasikan kepentingan kelompok-kelompok lain, serta bisa untuk menarik kelompok lain ke dalam kelompok kita.

Gramsci melihat bahwa ideology itu sifatnya arbriter berubah-ubah sesuai dengan perkembangan pemikiran. Secara tidak langsung, disadari atau tidak bahwa Gramsci telah menjebakkan dirinya terhadap bias dari kepentingan kelompok intelektual organik. Dari kelompok intelektual inilah, progresifitas akan tumbuh dengan sangat cepat, mengingat mereka memiliki kemampuan untuk mengorganisir massa. Maka bisa juga dikatakan bahwa konsepsi ideology yang dilihat dari bagaimana konsepsi ideology arbriter ini adalah dari sudut pandang paradigma sistem.

Maka kita juga akan menemukan seperti yang dikatakan oleh Habermas sebagai solidaritas budaya dan komunitas masyarakat itu terbentuk.

Dengan konspesi ideology ini tentu partai, kelompok sosialis harus menjadikan dirinya inclusive serta mampu melakukan perubahan-perubahan secara kontinyu. Bagi Gramsci, kaum intelektual terdiri dari dua wilayah, yakni teori intelektual tradisional dan menghubungkannya dengan realitas sosial intelektual organic.

Intelektual organic dengan demikian adalah intelektual yang dengan sadar dan mampu menghubungkan teori dan realitas sosial yang ada, dan ia bergabung dengan kelompok-kelompok revolusioner untuk men-support dan meng-counter hegemoni pada sebuah transformasi yang direncanakan. Dalam masyarakat sipil semua kepentingan dari semua kelompok muncul. Masyarakat sipil dalam komunitasnya, terjadi proses hegemoni antar kelompok didalamnya karena terdapat kompleksitas hubungan sosial.

Sementara disisi lain, masyarakat sipil juga harus mengatasi hegemoni yang dilakukan oleh masyarakat politik. Masyarakat politik oleh Gramsci bukan dalam pengertian negara, koersif dan aparat negara. Penjelasan Gramsci adalah bahwa relasi kedua antara kedua kelompok tersebut berhubungan secara signifikan, bahwa masyarakat politik melakukan penindasan melalui tindakan koersifnya sebagai sarana hegemoni. Kamdani dan Imam Baehaqi. Yogyakarta: Insist, , h.

Malik Haraman, dkk, Pemikiran-pemikiran Revolusioner. Yogyakarta: Averroes, , h.

ALGUIEN DESORDENA ESTAS ROSAS PDF

Jual Buku Antonio Gramsci: Negara dan Hegemoni

Konsep hegemoni mulai dikenal secara luas dalam kajian-kajian di Eropa dan Amerika Utara semenjak John M. Cammet menerbitkan bukunya yang berjudul Antonio Gramsci and the Origins of Italian Communism pada , yang sebelumnya merupakan disertasi doktoralnya di Columbia University, Amerika Serikat. Semenjak penerbitan buku tersebut, nama Antonio Gramsci dan teori hegemoninya mulai dikenal di berbagai debat dalam dunia akademis berbahasa Inggris. Konsep hegemoni sendiri lahir dan berkembang dalam arus pemikiran Marxisme. Karena hegemoni sebagai sebuah teori, lahir dari pemikiran kaum Marxist di Russia dalam menghadapi kekuasaan monarki Russia. Karena itu hampir seluruh debat mengenai hegemoni mengalir di dalam arus pemikiran Marxisme.

RAVAN SAMHITA PDF

Konsep Hegemoni Antonio Gramsci

Ia pernah menjadi Anggota pendiri dan kemudian menjadi pemimpin Partai Komunis Italia, Gramsci sempat menjalani dipenjara pada masa berkuasanya rezim Fasis Benito Mussolini. Ia dianggap sebagai salah satu pemikir orisinal utama dalam tradisi pemikiran Marxis. Ia juga dikenal sebagai penemu konsep hegemoni budaya sebagai cara untuk menjaga keberlangsungan negara dalam sebuah masyarakat kapitalisme. Konsep Hegemoni dan Negara Konsep Gramsci tentang hegemoni adalah bahwa suatu kelas dan anggotanya menjalankan kekuasaan terhadap kelas-kelas dibawahnya demham cara kekerasan dan persuasi. Hegemoni adalah suatu organisasi konsensus. Dalam beberapa karyanya, Prison Notebooks, Gramsci menggunakan kata direczione kepemimpinan, pengarahan secara bergantian dengan egemonia hegemoni dan berlawanan dengan dominazione dominasi.

ASTM D976 PDF

'+relatedpoststitle+'

Segala kekuatan politik kini berlaga untuk mendapat dukungan rakyat dan jika beruntung akan duduk dalam kekuasaan. Di sisi lain tuntutan akan perubahan kini mengalir keras dari kekuatan radikal maupun moderat. Berhadapan dengan itu semua, penguasa harus berhitung waktu sambil memainkan kartu-kartu dukungan. Satu di antaranya adalah melestarikan gaya berpikir lama sambil berusaha untuk menyelesaikan berbagai masalah ekonomi. Fungsinya jelas, untuk menurunkan derajat militansi dan menahan arus perlawanan.

EOB 53102 PDF

Antonio Gramsci: Negara dan Hegemoni

Posted on April 3, Leave a comment Dalam kehidupan sehari-hari, negara adalah sebuah realitas politik yang nyaris diterima sebagai suatu pemberian. Kecenderungan ini terjadi karena negara yang diketahui dan dialami setiap hari itu seakan berada di luar kesadaran manusia. Pada tingkat individual, negara baru dirasakan keberadaannya manakala ia berbenturan dengan kekuasaan. Ada sebuah realitas kekuasaan di luar dirinya, yang berada pada atmosfer publik, namun cukup berpengaruh terhadap kehidupannya sehari-hari.

Related Articles