ASKEP THALASEMIA PDF

Askep thalasemia Pengertian Thalasemia Thalasemia adalah kelainan kongenital, anomali pada eritropoeisis yang diturunkan dimana hemoglobin dalam eritrosit sangat berkuarang, oleh karenanya akan terbentuk eritrosit yang relatif mempunyai fungsi yang sedikit berkurang Supardiman, Thalasemia merupakan kelompok kelainan genetik heterogen yang timbul akibat berkurangnya kecepatan sintesis rantai alpha atau beta Hoffbrand, Thalasemia adalah penyakit kelainan darah yang ditandai dengan kondisi sel darah merah mudah rusak atau umurnya lebih pendek dari sel darah normal hari. Ganie,

Author:Nikotaxe Zulkiramar
Country:Cyprus
Language:English (Spanish)
Genre:Music
Published (Last):19 November 2011
Pages:464
PDF File Size:3.25 Mb
ePub File Size:8.29 Mb
ISBN:612-7-38899-140-4
Downloads:82396
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Fesida



Cooley pada tahun Ia menjumpai anak-anak yang menderita anemia dengan pembesaran limpa setelah berusia 1 tahun. Selanjutnya, anemia ini dinamakan anemia splenic atau eritroblastosis atau anemia mediteranean atau anemia Cooley sesuai dengan nama penemunya.

Presentasi klinis Thalasemia di seluruh dunia mencapai 15 juta orang. Fakta ini mendukung Thalasemia sebagai salah satu penyakit turunan yang terbanyak. Thalasemia tidak hanya ditemukan di sekitar Laut Tengah, tetapi juga di Asia Tenggara yang sering disebut sabuk Thalasemia. Terdapat 6 provinsi yang menunjukkan prevalensi Thalasemia lebih tinggi daripada prevalensi nasional. Dengan adanya kejadian thalassemia di Indonesia tersebut terutama di wilayah DKI Jakarta, maka peran perawat sangat penting untuk dapat meningkatkan kesejahteraan kesehatan bagi penderita thalassemia.

Adapun peran perawat dalam asuhan keperawatan pada pasien thalassemia, peran perawat adalah sebagai berikut : 1. Promotif, yaitu perawat berperan sebagai mengutamakan kegiatan yang bersifat promosi kesehatan pada penyakit thalassemia. Contohnya masyarakat mendapatkan pendidikan kesehatan tentang penyakit thalassemia. Preventif, yaitu perawat berperan sebagai pencegahan terhadap suatu masalah kesehatan atau penyakit yang berhubungan dengan penyakit thalassemia.

Contohnya perawat dapat memberikan informasi seperti menjaga makanan dengan baik. Kuratif, yaitu perawat berperan sebagai pengobatan yang ditujukan untuk penyembuhan penyakit, pengurangan penderitaan akibat penyakit, pengendalian penyakit atau pengendalian kecacatan agar kualitas pasien dapat terjaga seoptimal mungkin.

Contohnya perawat memberikan pengobatan secara teratur hasil kolaborasi dengan dokter 4. Rehabilitatif, yaitu peran perawat sebagai untuk mengembalikan bekas pasien ke dalam masyarakat yang berguna untuk dirinya dan masyarakat semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuannya. Contohnya perawat memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang penyakit thalasemia. Dengan kejadian tersebut maka kelompok mengambil judul Asuhan Keperawatan pada pasien thalasemia, dan untuk mengetahui konsep dari penyakit thalasemia serta asuhan keperawatannya.

Rumusan Masalah 2. Apa penyebab dari thalassemia? Apa tanda dan gejala dari thalassemia? Bagaimana pemeriksaan laboratorium pada penderita thalassemia? Bagaimana penatalaksanan dan pencegahan pada penderita thalassemia? Bagaimana asuhan keperawatan pada pasien thalassemia? Tujuan Penulisan 1. Dapat mengetahui pengertian dari thalasemia 2. Dapat mengetahui penyebab dari penderita thalasemiaa 3.

Dapat mengetahui tanda dan gejala klinis dari penderita thalassemia 4. Dapat mengetahui pemeriksaan laboratorium pada penderita thalasemia 5. Dapat mengetahui penatalaksanaan dan pencegahan pada penderita thalasemia 6. Dapat melakukan asuhan keperawatan pada pasien thalassemia D. Manfaat Penulisan 1. Pelayanan kesehatan Sebagai bahan informasi dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien thalasemia sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya rumah sakit 2.

Untuk pendidikan Sebagai pengetahuan atau sumber informasi bagi tenaga kesehatan dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan penyakit thalasemia 3. Untuk penulis Sebagai sarana bagi penulis untuk menambah wawasan mengenai thalasemia E. Pengertian Thalasemia Thalasemia adalah kelainan kongenital, anomali pada eritropoeisis yang diturunkan dimana hemoglobin dalam eritrosit sangat berkuarang, oleh karenanya akan terbentuk eritrosit yang relatif mempunyai fungsi yang sedikit berkurang Supardiman, Thalasemia merupakan kelompok kelainan genetik heterogen yang timbul akibat berkurangnya kecepatan sintesis rantai alpha atau beta Hoffbrand, Thalasemia adalah penyakit kelainan darah yang ditandai dengan kondisi sel darah merah mudah rusak atau umurnya lebih pendek dari sel darah normal hari.

Ganie, Istilah Thalassemia sekarang digunakan pada kelompok hemoglobinopati yang diklasifikasi berdasarkan rantai globin spesifik di mana sintesisnya terganggu Chen, Menurut Setianingsih , Talasemia merupakan penyakit genetik yang menyebabkan gangguan sintesis rantai globin, komponen utama molekul hemoglobin Hb. Disebut hemoglobinopathies, tidak terdapat perbedaan kimia dalam hemoglobin.

Thalassemia terjadi apabila gen globin gagal, dan produksi protein globin subunit tidak seimbang. Apabila terjadi pada dua gen, kemudian dilihat lokai kedua gen yang delesi berada pada kromosom yang sama cis atau berbeda trans. Individu tersebut dikatakan sebagai karier dan bisa menurunkan kepada anaknya Wiwanitkit, Individu dengan tipe ini biasanya kelihatan dan merasa normal dan mereka merupakan karier yang bisa menurunkan gen kepada anak Wiwanitkit, Penyakit ini diturunkan secara resesif dan biasanya hanya terdapat di daerah tropis dan subtropis serta di daerah dengan prevalensi malaria yang endemik Wiwanitkit, Satu pertiga penderita Thalassemia mengalami tipe ini Chen, Individu dengan Thalassemia ini biasanya tidak menunjukkan simptom dan biasanya terdeteksi sewaktu pemeriksaan darah rutin.

Anemia yang terjadi adalah mikrositik, hipokrom dan hemolitik Rodak, Penyakit ini berhubungan dengan gagal tumbuh dan sering menyebabkan kematian pada remaja Motulsky, Thalasemia mayor merupakan penyakit yang ditandai dengan kurangnya kadar hemoglobin dalam darah. Akibatnya, penderita kekurangan darah merah yang bisa menyebabkan anemia.

Dampak lebih lanjut, sel-sel darah merahnya jadi cepat rusak dan umurnya pun sangat pendek, hingga yang bersangkutan memerlukan transfusi darah untuk memperpanjang hidupnya. Penderita thalasemia mayor akan tampak normal saat lahir, namun di usia bulan akan mulai terlihat adanya gejala anemia. Selain itu, juga bisa muncul gejala lain seperti jantung berdetak lebih kencang dan facies cooley. Faies cooley adalah ciri khas thalasemia mayor, yakni batang hidung masuk ke dalam dan tulang pipi menonjol akibat sumsum tulang yang bekerja terlalu keras untuk mengatasi kekurangan hemoglobin.

Penderita thalasemia mayor akan tampak memerlukan perhatian lebih khusus. Pada umumnya, penderita thalasemia mayor harus menjalani transfusi darah dan pengobatan seumur hidup. Tanpa perawatan yang baik, hidup penderita thalasemia mayor hanya dapat bertahan sekitar bulan. Seberapa sering transfusi darah ini harus dilakukan lagi-lagi tergantung dari berat ringannya penyakit.

Yang pasti, semakin berat penyakitnya, kian sering pula si penderita harus menjalani transfusi darah. Walau thalasemia minor tak bermasalah, namun bila ia menikah dengan thalasemia minor juga akan terjadi masalah.

Pada garis keturunan pasangan ini akan muncul penyakit thalasemia mayor dengan berbagai ragam keluhan. Seperti anak menjadi anemia, lemas, loyo dan sering mengalami pendarahan.

Etiologi Thalassemia bukan penyakit menular melainkan penyakit yang diturunkan secara genetik dan resesif. Penyakit ini diturunkan melalui gen yang disebut sebagai gen globin beta yang terletak pada kromosom Pada manusia kromosom selalu ditemukan berpasangan.

Gen globin beta ini yang mengatur pembentukan salah satu komponen pembentuk hemoglobin. Bila hanya sebelah gen globin beta yang mengalami kelainan disebut pembawa sifat thalassemia-beta. Seorang pembawa sifat thalassemia jarang memerlukan pengobatan. Kedua belah gen yang sakit tersebut berasal dari kedua orang tua yang masing-masing membawa sifat thalassemia. Pada proses pembuahan, anak hanya mendapat sebelah gen globin beta dari ibunya dan sebelah lagi dari ayahnya.

Bila kedua orang tuanya masing-masing pembawa sifat thalassemia maka pada setiap pembuahan akan terdapat beberapa kemungkinan. Kemungkinan pertama si anak mendapatkan gen globin beta yang berubah gen thalassemia dari bapak dan ibunya maka anak akan menderita thalassemia.

Sedangkan bila anak hanya mendapat sebelah gen thalassemia dari ibu atau ayah maka anak hanya membawa penyakit ini. Kemungkinan lain adalah anak mendapatkan gen globin beta normal dari kedua orang tuanya.

Semua anak-anak mereka akan mempunyai darah yang normal.

BANOVIC STRAHINJA PESMA PDF

Askep Thalasemia Lengkap download Pdf dan Doc - KitaPastiSehat

Dapat memberikan asuhan keperawatan pada anak dengan talasemia 2. Tujuan khsus a. Dapat mengetahui definisi talasemia b. Dapat mengetahui etiologi talasemia c. Dapat menjelaskan manisfestasi klinis talasemia d. Dapat menjelaskan patofisiologi talasemia e.

ASA5510 BUN K9 PDF

MAKALAH ASKEP THALASSEMIA

Akhyen Nurhanifah 2. Alifatun Khasanah 3. Anggun Kusuma Dewi 4. Anis Listianingsih 5. Anissa Shohwatul Islam 6. Arif Purnomo 7.

LIETUVOS RAUDONOJI KNYGA PDF

Laporan Pendahuluan Askep Thalasemia pdf doc

Laporan Pendahuluan Askep Thalasemia pdf doc DEFINISI Thalasemia adalah kelainan kongenital, anomali pada eritropoeisis yang diturunkan dimana hemoglobin dalam eritrosit sangat berkuarang, oleh karenanya akan terbentuk eritrosit yang relatif mempunyai fungsi yangsedikit berkurang Supardiman, Thalasemia merupakan kelompok kelainan genetik heterogen yang timbul akibat berkurangnya kecepatan sintesis rantai alpha atau beta Hoffbrand, Thalasemia adalah penyakit kelainan darah yang ditandai dengan kondisi sel darah merah mudah rusak atau umurnya lebih pendek dari sel darah normal hari. Akibatnya penderita thalasemia akan mengalami gejala anemia diantaranya pusing, muka pucat, badan sering lemas, sukar tidur, nafsu makan hilang, dan infeksi berulang. Thalasemia terjadi akibat ketidakmampuan sumsum tulang membentuk protein yang dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin sebagaimanamestinya.

Related Articles