ASKEP SYOK KARDIOGENIK PDF

Autoregulasi merupakan mekanisme yang penting dalam memelihara tekanan perfusi koroner dan dan otak selama terjadinya hipotensi. Otot polos pada arterial memiliki alpha dan beta adrenergik resptor. Reseptor alpha1 menyebabkan vasokonstriksi sedangkan reseptor beta2 menyebabkan vasodilatasi. Epinephrine dan norepinephrine yang dilepaskan dari medulla adrenal konsentrasinya meningkat di dalam darah. Demikian pula vasokonstriktor lainnya seperti angiotensin II,vasopresin,endhotelin-1 dan Tromboksan A Sedangkan yang merupakan vasodilator adalah prostasiklin PGI2 ,nitric oxide NO dan produk metabolisme local seperti adenosin.

Author:Brazuru Tule
Country:Thailand
Language:English (Spanish)
Genre:Marketing
Published (Last):21 October 2008
Pages:234
PDF File Size:1.44 Mb
ePub File Size:3.59 Mb
ISBN:845-8-63632-264-8
Downloads:81344
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Nigis



Dalam keadaan berat terjadi kerusakan sel yang tak dapat dipulihkan kembali syok ireversibel , oleh karena itu penting untuk mengenali keadaan-keadaan tertentu yang dapat mengakibatkan syok, gejala dini yang berguna untuk penegakan diagnosis yang cepat dan tepat untuk selanjutnya dilakukan suatu penatalaksanaan yang sesuai. Pada syok kardiogenik ini terjadi suatu keadaan yang diakibatkan oleh karena tidak cukupnya curah jantung untuk mempertahankan fungsi alat-alat vital tubuh akibat disfungsi otot jantung.

Syok merupakan komplikasi infark yang paling ditakuti karena mempunyai mortalitas yang sangat tinggi. Tidak ada batas yang jelas antara sindrom curah jantung rendah dengan syok kerdiogenik.

Otot jantung kehilangan kekuatan kontraktilitasnya,menimbulkan penurunan curah jantung dengan perfusi jaringan yang tidak adekuat ke organ vital jantung, otak, ginjal. Derajat syok sebanding dengan disfungsi ventrikel kiri. Meskipun syok kardiogenik biasanya sering terjadi sebagai komplikasi MI, namun bisa juga terajdi pada temponade jantung, emboli paru, kardiomiopati dan disritmia. Kamus Kedokteran Dorland, 2. Infark miokard akut AMI d. Valvular stenosis f.

Myocarditis inflamasi miokardium, peradangan otot jantung g. Cardiomyopathy myocardiopathy, gangguan otot jantung yang tidak diketahui penyebabnya h. Trauma jantung j. Komplikasi bedah jantung 3. Hipoperfusi jaringan d. Anggota gerak teraba dingin e. Hipotensi : tekanan darah sistol kurang dari 80 mmHg i. Diaphoresis diaforesis, diaphoretic, berkeringat, mandi keringat, hidrosis, perspirasi j. Distensi vena jugularis k. Tekanan pulmonary artery wedge lebih dari 18 mmHg.

Suara nafas dapat terdengar jelas dari edem paru akut Menurut Mubin , diagnosis syok kardiogenik adalah berdasarkan : a.

ASKEP SKIZOFRENIA PARANOID PDF

[Ppt] Asuhan Keperawatan Syok

Blog ini membahas tentang keperawatan, kebidanan, serta hal - hal umum lainnya Senang sekali jika anda mau berbagi pendapat dengan saya disini Dalam keadaan berat terjadi kerusakan sel yang tak dapat dipulihkan kembali syok ireversibel , oleh karena itu penting untuk mengenali keadaan-keadaan tertentu yang dapat mengakibatkan syok, gejala dini yang berguna untuk penegakan diagnosis yang cepat dan tepat untuk selanjutnya dilakukan suatu penatalaksanaan yang sesuai. Pada syok kardiogenik ini terjadi suatu keadaan yang diakibatkan oleh karena tidak cukupnya curah jantung untuk mempertahankan fungsi alat-alat vital tubuh akibat disfungsi otot jantung.

ANDRE GIDE COUNTERFEITERS PDF

Asuhan Keperawatan

Gejala ; - Dipsnea saat aktifitas menggunakan alat-alat bantu untuk menggantikan jantung yang gagal j Keamanan Gejala : - perubahan dalam fungsi mental - kehilangan kekuatan Gejala : - penurunan keikutsertaan dlm aktifitas sosiak yang biasa dilakukan 3. Dalam waktu 1x24 jam setelah intervensi diberikan G3 pertukaran gas tidak terjadi. Evaluasi perubahan tingkat kesadaran , catat sianosis dan perubahan warna kulit, termasuk membrane mukosa dan kuku. Dua tujuan tambahan adalah : -memelihara ventilasi adekuat dan oksigenasi selama periode kritis hipoksemia -mengembalikan factor etiologi yang mengawali penyebab distrespernafasan 3.

Related Articles